Terungkap, Eksekutor Pembunuh Najamuddin Sewang Ternyata Oknum Polisi

Press release kasus pembunuhan petugas Dinas Perhubungan Makassar, Sulawesi Selatan. /ist/Katasinjai.

KATASINJAI - Kasus penembakan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Sulawesi Selatan Najamuddin Sewang, terungkap fakta baru.

Setelah sebelumnya empat orang ditetapkan tersangka yang masing-masing berinisial S, MIA, N dan A. Kini ada penambahan satu orang lagi tersangka.

"Ada tambahan satu tersangka, yakni oknum anggota polisi berinisial SL," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budi Haryanto, yang didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana saat press releasenya, Senin (18/4/2022).

Kombes Pol Budi Haryanto menjelaskan bahwa pelaku oknum anggota polisi tersebut merupakan eksekutor penembakan.

"Tidak ada toleransi bagi oknum anggota polisi ini. Sesuai perintah Kapolda Sulsel, oknum itu akan ditindak tegas,” tegasnya.

Menurut Kombes Pol Budi Haryanto, pengungkapan tersangka baru tersebut setelah dilakukan rangkaian penyelidikan, penyidikan, dan menemukan alat bukti.

“Ternyata kasus ini sudah direncanakan dari tahun 2020 dan baru terlaksana sekarang. Mulai dari aksi teror yang dilemparkan ke rumah korban, namun korban belum meninggal,” bebernya.

Kasus pembunuhan ini melibatkan Kasatpol PP Makassar Muhammad Iqbal Asnan. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka Sabtu, (16/4/2022) lalu dalam kasus penembakan yang menewaskan seorang petugas Dishub Makassar Najamuddin Sewang.

Mantan Plt Kepala Dishub tersebut diduga sebagai otak pelaku dan membayar tersangka lain untuk mengeksekusi korban Najamuddin Sewang.

Selain itu, kuat dugaan motif pembunuhan tersebut diketahui karena hubungan asmara atau cinta segitiga dengan seorang wanita berstatus janda berinisial R, yang tak lain adalah pegawai Dishub Makassar. ***

Penulis: Ashari

Baca Juga