Apa yang Mempengaruhi Besaran Gaji dan Cara Menghitung dengan Aplikasi Penghitung Gaji Karyawan

KATASINJAI - Gaji (salary) adalah pembayaran sekaligus tetap reguler biasanya dibayarkan kepada karyawan setiap bulan. Perusahaan tidak membayar itu berdasarkan jam kerja atau output yang dihasilkan.

Melainkan, mereka membayar secara rutin setiap bulan dan pada nominal tetap sesuai dengan kontrak kerja. Sehingga, misalnya, ketika karyawan beberapa kali mangkir, mereka tetap memperoleh pembayaran yang sama.

Gaji biasanya naik setahun sekali, ditentukan setelah evaluasi kinerja karyawan. Dan selama tahun berikutnya, karyawan akan menerima nominal yang lebih tinggi setiap bulan, sesuai gaji yang baru berdasarkan aplikasi penghitung gaji karyawan.

Apa saja yang mempengaruhi besarnya gaji yang diperoleh seseorang dan apakah menghitung dengan aplikasi penghitung gaji karyawan lebih mudah?

Mengenal Gaji

Perusahaan dan karyawan menyepakati gaji ketika kontrak kerja ditandatangani. Itu mewakili kompensasi yang dibayarkan oleh perusahaan setiap bulan kepada karyawan sebagai imbalan atas pekerjaan yang dilakukan.

Kompensasi ke karyawan bergaji tidak tergantung pada total jam kerja atau unit yang diproduksi oleh karyawan. Sehingga, ketika mereka tidak masuk kerja, mereka tetap menerima pembayaran.

Kemudian, karyawan bergaji biasanya memiliki fasilitas tunjangan yang lebih baik daripada pekerja berupah. Ada beberapa hal lainnya yang juga dipertimbangkan tim HR saat menghitung gaji menggunakan aplikasi penghitung gaji karyawan.

Tim HR menghitung gaji menggunakan aplikasi penghitung gaji karyawan. Kemudian, karyawan bergaji menerima pembayaran melalui transfer ke rekening bank mereka. Itu tidak seperti upah, yang mana mungkin melibatkan penyerahan secara tunai oleh staf perusahaan ke pekerja.

Terakhir, perusahaan biasanya akan secara berkala merevisi gaji, biasanya setahun sekali. Mereka mengevaluasi kinerja karyawan dalam satu tahun terakhir. Jika karyawan menunjukkan kinerja yang baik, mereka memutuskan untuk menaikkan gaji. Sehingga, di tahun berikutnya, karyawan menerima bayaran yang lebih tinggi setiap bulan.

Apa saja faktor yang mempengaruhi gaji?

Gaji adalah umum untuk pekerjaan kerah putih seperti pegawai kantor. Itu bervariasi antar industri, kelompok keahlian dan posisi di perusahaan.

Misalnya, beberapa industri menawarkan gaji yang lebih tinggi daripada yang lain karena melibatkan risiko yang tinggi atau membutuhkan keahlian yang spesifik. Kemudian, itu juga bervariasi antar posisi di dalam perusahaan, di mana posisi lebih tinggi menawarkan gaji yang lebih banyak. Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi gaji:

1. Pengalaman

Karyawan yang lebih berpengalaman dianggap lebih efektif dalam pekerjaan. Sehingga, mereka lebih produktif dan, oleh karena itu, biasanya menerima bayaran yang lebih tinggi.

Kemudian, ketika karyawan bergaji pindah ke perusahaan lain, pengalaman membuat mereka memiliki posisi tawar yang lebih tinggi daripada yang kurang berpengalaman seperti lulusan baru. Sehingga, lebih mungkin mereka menerima gaji yang lebih tinggi.

2. Usia

Faktor ini biasanya dianggap sebagai proxy terhadap pengalaman. Karyawan yang lebih tua seringkali dianggap memiliki pengalaman yang lebih matang. Sehingga, mereka lebih mungkin menerima kompensasi yang lebih tinggi.

3. Pendidikan

Pendidikan mempengaruhi pengetahuan, kemampuan dan keterampilan karyawan. Mereka yang memiliki pendidikan lebih tinggi dianggap lebih baik.

Disamping itu, mereka juga telah menginvestasikan lebih banyak uang dan waktu untuk mengejar pendidikan untuk mengembangkan diri.

Sehingga, mereka seringkali menerima bayaran yang lebih tinggi daripada mereka yang berpendidikan lebih rendah.

Misalnya, lulusan sarjana akan menerima bayaran yang lebih tinggi daripada lulusan sekolah menengah atas. Begitu juga, mereka yang lulusan master menerima bayaran yang lebih tinggi daripada sarjana.

Dari universitas mana karyawan lulus adalah faktor lain yang mempengaruhi. Mereka yang lulus dari universitas bergengsi lebih mungkin untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi daripada mereka yang lulus dari universitas kurang terkenal.

Begitu, juga, di negara berkembang seperti di Indonesia, lulusan universitas luar negeri seringkali lebih dihargai daripada lulusan universitas domestik.

4. Kemampuan dan keterampilan

Karyawan yang terampil menerima gaji yang lebih tinggi karena mereka lebih produktif. Mereka bisa berkontribusi lebih banyak ke perusahaan daripada yang kurang terampil.

Kemudian, faktor yang dipertimbangkan adalah sertifikat profesional, seperti Chartered Financial Analyst (CFA), Certified Public Accountant (CPA) dan Financial Risk Manager (FRM).

Sertifikat semacam itu merupakan pengakuan formal atas kemampuan dan keterampilan,mereka di bidang terkait. Sehingga, karyawan memegang sertifikasi atau lisensi profesional dapat memperoleh penghasilan lebih banyak daripada yang lain.

5. Sektor industri

Beberapa industri menawarkan rata-rata bayaran yang lebih tinggi daripada industri lainnya. Misalnya, perusahaan di industri kesehatan, teknologi informasi dan keuangan mungkin membayar lebih banyak daripada perusahaan seperti industri makanan cepat saji.

Jenis- Jenis Gaji karyawan dan cara menghitungnya dengan aplikasi penghitung gaji karyawan

Gaji adalah satu hal yang penting bagi setiap karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan yang dihitung menggunakan aplikasi penghitung gaji karyawan. Banyak perusahaan telah mengikuti perkembangan teknologi dengan menggunakan aplikasi penghitung gaji karyawan untuk menghitung gaji.

Berikut Jenis- Jenis Gaji karyawan dan cara menghitungnya :

1. Gaji Bersih

Perlu diketahui bahwa gaji atau upah pokok seorang karyawan dapat ditingkatkan dengan pembayaran komisi, pembagian laba, atau penyesuaian biaya hidup.

Banyak perusahaan membayar bonus tahunan kepada para karyawannya sebagai tambahan terhadap gaji pokok. Jumlah bonus seringkali dihitung berdasarkan beberapa ukuran produktivitas seperti penjualan dan laba perusahaan.

Pembayaran bisa dilakukan secara tunai atau transfer ke rekening karyawan. Bisa juga dilakukan dalam bentuk saham, fasilitas rumah, mobil, atau tunjangan lainnya.

Secara umum, bentuk pembayaran tidak berpengaruh pada perlakuan terhadap gaji dan upah oleh perusahaan maupun karyawan.

Cara menghitung gaji bersih adalah Gaji kotor dikurangi dengan gaji potongan.

2. Gaji Pokok

Gaji pokok merupakan imbalan dasar yang wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja menurut tingkat dan jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasar kesepakatan.

Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003, besaran gaji pokok minimal 75 persen dari upah pekerja yang terdiri dari gaji pokok ditambah tunjangan tetap.

Gaji pokok karyawan merupakan bagian dari struktur dan skala upah yang ditetapkan oleh perusahaan secara proporsional sesuai golongan jabatan–dari nominal terkecil untuk pekerja paling rendah hingga nominal terbesar untuk  jabatan tertinggi.

3. Gaji Lembur

Dalam menghitung gaji lembur sudah ada peraturan mengenai hal ini. Peraturan yang mengatur gaji lembur adalah Pasal 1 ayat 1 Peraturan Menteri no.102/MEN/VI/20014). Anda juga bisa memudahkan perhitungannya dengan menggunakan aplikasi penghitung gaji karyawan.

Cara menghitung gaji lembur sama halnya dengan hitungan gaji tengah bulan yang memakai hitungan mengacu pada jam kerja.

Gaji pokok merupakan imbalan dasar yang wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja menurut tingkat dan jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasar kesepakatan. Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003, besaran gaji pokok minimal 75 persen dari upah pekerja yang terdiri dari gaji pokok ditambah tunjangan tetap.

Gaji pokok karyawan merupakan bagian dari struktur dan skala upah yang ditetapkan oleh perusahaan secara proporsional sesuai golongan jabatan–dari nominal terkecil untuk pekerja paling rendah hingga nominal terbesar untuk  jabatan tertinggi.

Kelola Perhitungan Gaji dengan Aplikasi Penghitung Gaji Karyawan dari Talenta

Jadi seperti itulah sekiranya menghitung gaji-gaji karyawan kamu. Ribet banget nggak sih? Membuang-buang waktu kamu, padahal pekerjaan kamu bukan hanya mengurusi gaji karyawan, tetapi absensi, reimbursement, dan juga perekrutan karyawan baru.

Maka dari itu kami memberikan kamu solusi mudah dalam hal penggajian, yaitu aplikasi penghitung gaji karyawan Talenta by Mekari payroll.

Aplikasi penghitung gaji karyawan ini mudah dioperasikan oleh siapapun karena user friendly. Selain itu, menghitung gaji menggunakan aplikasi penghitung gaji karyawan lebih mudah dan praktis daripada menghitung secara manual.

Dengan aplikasi penghitung gaji karyawan Talenta by Mekari payroll, kamu akan lebih mudah bekerja, karena dengan satu genggaman saja kamu sudah bisa memberikan gaji pada karyawan kamu sesuai dengan statusnya. Yuk beralih ke aplikasi penghitung gaji karyawan Talenta by Mekari payroll dan tinggalkan cara lama yang memakan waktu kamu!.***

Penulis:

Baca Juga